Kutipan dan Daftar Pustaka

Posted by My Blog 0 comments Labels:

KUTIPAN
Kutipan adalah suatu kata yang mungkin semua orang belum tahu apa maksudnya. Kutipan juga merupakan suatu gagasan, ide, pendapat yang diambil dari berbagai sumber. Proses pengambilan gagasan itu disebut mengutip. Gagasan itu bisa diambil dari kamus, ensiklopedi, artikel, laporan, buku, majalah, internet, dan lain sebagainya.

DAFTAR PUSTAKA
Daftar Pustaka yaitu suatu daftar yang berisi semua sumber bacaan yang digunakan sebagai bahan acuan dalam penulisan karya ilmiah seperti Makalah, Skripsi, Tugas Akhir, Laporan, Thesis,dan penelitian. Pemilihan daftar pustaka ini harus benar-benar sesuai dengan pokok permasalahan yang dibahas dalam makalah. Mahasiswa, Dosen, Siswa tidak boleh mencantumkan nama/judul buku, artikel/jurnal serta dokumen lainnya baik cetak maupun internet yang tidak terdapat dalam daftar pustaka ini.

SUMBER : http://girlycious09.wordpress.com/tag/pengertian-kutipan/, http://www.gundar.agarirs.com/2013/01/pengertian-cara-membuat-dan-contoh.html
READ MORE - Kutipan dan Daftar Pustaka

Perencanaan Penulisan Karangan Ilmiah dan Kerangka Karangan

Posted by My Blog 1 comments Labels:

Kerangka Tulisan Ilmiah
Kerangka tulisan ilmiah adalah panduan yang bertujuan untuk mempermudah penulis untuk memaparkan alur tulisannya. Sebelum karya ilmiah ditulis maka kerangka tulisan ilmiah merupakan langkah awal yang harus dilalui oleh penulis. Kerangka tulisan ilmiah terdiri dari judul,  lembar pengesahan, abstrak, kata pengantar, daftar isi, pendahuluan, landasan teori, pembahasan, penutup, daftar pustaka dan lampiran.


BAB I
PENDAHULUAN

1.1      Latar Belakang Masalah
         Pada saat ini teknologi dan informasi berkembang sangat pesat. Industri kecil, menengah, dan besar merupakan salah satu dari sekian banyak pelaku dan penunjang kegiatan ekonomi di negeri ini. Internet adalah suatu jaringan komputer yang satu dengan yang lain saling terhubung untuk keperluan komunikasi dan informasi. Sebuah komputer dalam satu jaringan internet dapat berada dimana saja atau bahkan di seluruh indonesia. Seiring juga internet diartikan sebagai jaringan komputer diseluruh dunia yang berisikan informasi dan sebagai sarana komunikasi data yang berupa suara, gambar, video dan juga teks. Informasi ini dibuat oleh penyelenggara atau pemilik informasi yang menitipkan informasinya kepada penyedia layanan internet.  
Bila kita melakukan akses di internet banyak sekali keuntungan yang dapat diperoleh, khususnya dalam dunia bisnis sarana informasi dan komunikasi internet juga dapat dimanfaatkan untuk melakukan suatu kegiatan secara efisien. Dengan semakin berkembangnya teknologi internet, banyak perusahaan yang memanfaatkan keunggulan internet ini, karena teknologi internet tidak mengenal batasan, waktu dan tempat.
Komunikasi yang semakin meningkat didunia internet menyebabkan semakin maraknya informasi melalui media online internet yang kemudian. kini menjadi salah satu pilihan yang diminati oleh para pengunjung untuk memperluas jangkauan informasinya. Secara umum  dapat didefinisikan sebagai segala bentuk transaksi pendaftaran secara online atau jasa (trade of Goods and service) dengan menggunakan media elektronik. Jelas, selain dari yang telah disebutkan diatas, bahwa kegiatan pendaftaran tersebut merupakan bagian dari suatu kegiatan yang lebih esifien.
Dengan suatu sistem komputer yang berbasis website akan dapat membantu menyelesaikan permasalahan di Departemen Perindustrian ( Balai Besar Kimia Dan Kemasan) yang awalnya manual menjadi berbasis web. Pengunjung atau User  tidak perlu datang langsung ke Balai Besar Kimia Dan Kemasan untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan dan untuk  bertransaksi, mendaftar sebagai karyawan (PNS) dan pengujian mutu barang. Oleh karena itu penulis mencoba merancang sebuah website sistem informasi pendaftaran secara online yang bertujuan untuk membantu mempelancar proses pendaftaran yang dilakukan. Berdasarkan alasan diatas penulis mengangkat sebuah tema untuk penulisan Laporan ini dengan judul :

PERANCANGAN APLIKASI PENERIMAAN KARYAWAN DAN PENGUJIAN MUTU BARANG BERBASIS WEB PADA DEPARTEMEN PERINDUSTRIAN (BALAI BESAR KIMIA DAN KEMASAN) MENGGUNAKAN PHP DAN MYSQL
Dengan harapan dapat mempermudah proses pendaftaran pada Departemen Perindustrian di Jakarta Timur, serta diharapkan sistem ini dapat mengoptimalkan proses transaksi pendaftaran secara online maupun dalam penyajian informasi yang dibutuhkan secara internal, seperti laporan pendaftaran dengan menggunakan sistem komputerisasi dan aplikasi yang berbasis Web, efektifitas kerja dapat dimaksimalkan, penyimpanan data dan pengaksesan data dapat dilaksanakan secara cepat dan efisien. Akhirnya informasi yang dihasilkan pun akan tepat waktu dan tepat guna.

1.2     Maksud dan Tujuan Penulisan
Penulisan laporan dan Laporan ini mempunyai maksud dan tujuan yang diharapkan dapat terlaksana dengan baik, adapun maksud Laporan yaitu :
a.         Mengimplementasikan beberapa kemampuan
b.         Menyesuaikan dengan kurikulum yang di terapkan oleh sekolah SMK NEGERI 1
c.         Untuk lebih menguji kemampuan siswa

Sedangkan tujuan dari Laporan adalah :
a.         Menguji dan menambah wawasan penulis dalam bidang web programming
d.         Memudahkan warga kelurahan Sukamaju Baru dalam membuat surat-surat pemerintahan secara online
e.         Turut andil dalam perkembangan kelurahan Sukamaju Baru di bidang Teknologi Informasi
f.          Kelurahan Sukamaju Baru dapat lebih mudah dikenal khalayak ramai bukan hanya warganya saja
g.         Mencari pemecahan masalah terhadap kurangnya informasi-informasi yang diterima warga
h.         Salah satu syarat untuk mengikuti Ujian Nasional (UN) tahun 2010-2011


1.3      Metode Penelitian
a.         Observasi
Dalam hal ini penulis melakukan pengamatan, pencatatan, dan pengumpulan data atau dokumen-dokumen pada Departemen Perindustrian di Jakarta Timur.
b.        Wawancara
Metode ini dilakukan dengan melakukan proses tanya jawab dengan Bapak Susanto sebagai pembimbing prakerin, serta Ibu Puji sebagai nara sumber dibagian kepegawaian, serta karyawan-karyawan yang bekerja di (BBKK) Depatemen Perindustrian, sebagai tempat penelitian.
c.         Studi Pustaka
Metode pengumpulan data dengan cara penulis mempelajari buku-buku, modul dan mencari referensi dari internet yang berhubungan dengan pembahasan skripsi.

1.4. Ruang Lingkup
Melihat luasnya ruang lingkupnya pendaftaran online, maka pada penulisan Laporan ini penulis membatasi hanya pada bagian Front dan Backend-nya. Pada bagian Front yaitu presentasi web Departemen Perindustrian yang menampilkan Pendaftaran secara Online, pemilihan metode. Sedangkan pada bagian back end-nya penulis memperlihatkan contoh dari tugas database administrator Departemen Perindustrian.

1.5.     Sistematika Penulisan
Pembahasan dalam penyusunan Laporan ini dikelompokkan dalam beberapa Bab yang bertujuan agar sistematika pembahasan lebih teratur dan lebih jelas. Setiap bab penulisan memberikan uraian tentang permasalahan yang penulis angkat dalam Laporan ini. Untuk itu penulis akan memberikan penjelasan secara umum dari isi masing-masing bab, yaitu sebagai berikut :

BAB I   PENDAHULUAN
Bab ini menjelaskan latar belakang masalah, maksud dan tujuan, menjelaskan metode penelitian, ruang lingkup dan sistematika penulisan.

BAB II  LANDASAN TEORI
Bab ini berisikan penjelasan singkat mengenai konsep dasar dari Unified Modelling Language (UML), Aplikasi web, bahasa pemrograman PHP dan database MySQL.

BAB III ANALISA DAN PEMBAHASAN
Bab ini menjelaskan secara umum tentang procedure kasus, busines aktor, busines usecase, busines object model, busines work dan entity yang meliputi usecase diagram, sequence diagram, dan delpoyment diagram sebagai alat perancangan sistem informasi pendaftaran secara online dan pengujian mutu barang. Dan sebagai obyek rancangan program akan dibahas struktur database, serta rancangan tampilan website juga cara mengakses website untuk Departemen Perindustrian.
Pada pembuatan program dan Laporan kami ini   mengenai pendaftaran secara online di Departemen Perindustrian, Adapun kekurangan yang terdapat dalam Departemen Perindustrian Seperti masih kurang selektifnya pengujian produk-produk yang telah beredar, sehingga untuk memajukan mutu dan kualitas pengujian produk diperlukan sarana dan pelayanan dalam kegiatan pengujian. Selain itu, sekolah membutuhkan sarana pelayanan dalam kegiatan pengujian berupa web, karena dengan memunculkan web pada Departemen Perindustrian tersebut mempermudah pendaftaran yang dapat dilakukan secara online. Program pendaftaran Departemen Perindustrian dan pengujian Mutu Barang berupaya untuk mempermudah pendaftaran karyawan agar dapat mendaftar secara online, mengenai Informasi Penerimaan karyawan baru dan Pengujian Mutu barang.

BAB IV PENUTUP
Maka pada Program Studi Sistem Informasi Sekolah Menengah Kejuruan Rekayasa Perangkat Lunak SMK Negeri 1 Depok ini dapat di jadikan pelajaran banyak hal yang dapat kita pelajari dari program yang telah kami buat, yaitu program pendaftaran yang di sediakan secara online. Selain itu program ini sangat bermanfaat dan Amempermudah  juga lebih efektif.



READ MORE - Perencanaan Penulisan Karangan Ilmiah dan Kerangka Karangan

BOROBUDUR CANDI TERBESAR DI INDONESIA

Posted by My Blog 0 comments Labels:

Borobudur merupakan candi terbesar di Indonesia. Candi Borobudur yang terletak di Magelang, Jawa Tengah, selain menjadi obyek wisata yang ramai dikunjungi, juga menjadi pusat ibadat bagi penganut Buddha di Indonesia khususnya pada setiap perayaan Waisak. Hal ini sesuai dengan arti namanya yaitu "biara di perbukitan". Saat ini Borobudur ditetapkan sebagai salah satu Warisan Dunia UNESCO.

Sejarah Candi Borobudur

Borobudur dibangun sekitar tahun 800 Masehi atau abad ke-9. Candi Borobudur dibangun oleh para penganut agama Buddha Mahayana pada masa pemerintahan Wangsa Syailendra. Candi ini dibangun pada masa kejayaan dinasti Syailendra. Pendiri Candi Borobudur yaitu Raja Samaratungga yang berasal dari wangsa atau dinasti Syailendra. Kemungkinan candi ini dibangun sekitar tahun 824 M dan selesai sekitar menjelang tahun 900-an Masehi pada masa pemerintahan Ratu Pramudawardhani yang adalah putri dari Samaratungga. Sedangkan arsitek yang berjasa membangun candi ini menurut kisah turun-temurun bernama Gunadharma.

Candi Borobudur

Kata Borobudur sendiri berdasarkan bukti tertulis pertama yang ditulis oleh Sir Thomas Stamford Raffles, Gubernur Jendral Britania Raya di Jawa, yang memberi nama candi ini. Tidak ada bukti tertulis yang lebih tua yang memberi nama Borobudur pada candi ini. Satu-satunya dokumen tertua yang menunjukkan keberadaan candi ini adalah kitab Nagarakretagama, yang ditulis oleh Mpu Prapanca pada tahun 1365. Di kitab tersebut ditulis bahwa candi ini digunakan sebagai tempat meditasi penganut Buddha.
Arti nama Borobudur yaitu "biara di perbukitan", yang berasal dari kata "bara" (candi atau biara) dan "beduhur" (perbukitan atau tempat tinggi) dalam bahasa Sansekerta. Karena itu, sesuai dengan arti nama Borobudur, maka tempat ini sejak dahulu digunakan sebagai tempat ibadat penganut Buddha.
Candi ini selama berabad-abad tidak lagi digunakan. Kemudian karena letusan gunung berapi, sebagian besar bangunan Candi Borobudur tertutup tanah vulkanik. Selain itu, bangunan juga tertutup berbagai pepohonan dan semak belukar selama berabad-abad. Kemudian bangunan candi ini mulai terlupakan pada zaman Islam masuk ke Indonesia sekitar abad ke-15.
Pada tahun 1814 saat Inggris menduduki Indonesia, Sir Thomas Stamford Raffles mendengar adanya penemuan benda purbakala berukuran raksasa di desa Bumisegoro daerah Magelang. Karena minatnya yang besar terhadap sejarah Jawa, maka Raffles segera memerintahkan H.C. Cornelius, seorang insinyur Belanda, untuk menyelidiki lokasi penemuan yang saat itu berupa bukit yang dipenuhi semak belukar.
Cornelius dibantu oleh sekitar 200 pria menebang pepohonan dan menyingkirkan semak belukar yang menutupi bangunan raksasa tersebut. Karena mempertimbangkan bangunan yang sudah rapuh dan bisa runtuh, maka Cornelius melaporkan kepada Raffles penemuan tersebut termasuk beberapa gambar. Karena penemuan itu, Raffles mendapat penghargaan sebagai orang yang memulai pemugaran Candi Borobudur dan mendapat perhatian dunia. Pada tahun 1835, seluruh area candi sudah berhasil digali. Candi ini terus dipugar pada masa penjajahan Belanda.
Setelah Indonesia merdeka, pada tahun 1956, pemerintah Indonesia meminta bantuan UNESCO untuk meneliti kerusakan Borobudur. Lalu pada tahun 1963, keluar keputusan resmi pemerintah Indonesia untuk melakukan pemugaran Candi Borobudur dengan bantuan dari UNESCO. Namun pemugaran ini baru benar-benar mulai dilakukan pada tanggal 10 Agustus 1973. Proses pemugaran baru selesai pada tahun 1984. Sejak tahun 1991, Candi Borobudur ditetapkan sebagai World Heritage Site atau Warisan Dunia oleh UNESCO.

Arsitektur Candi Borobudur

Candi Borobudur terletak di Magelang, Jawa Tengah, sekitar 40 km dari Yogyakarta. Candi Borobudur memiliki 10 tingkat yang terdiri dari 6 tingkat berbentuk bujur sangkar, 3 tingkat berbentuk bundar melingkar dan sebuah stupa utama sebagai puncaknya. Di setiap tingkat terdapat beberapa stupa. Seluruhnya terdapat 72 stupa selain stupa utama. Di setiap stupa terdapat patung Buddha. Sepuluh tingkat menggambarkan filsafat Buddha yaitu sepuluh tingkatan Bodhisattva yang harus dilalui untuk mencapai kesempurnaan menjadi Buddha di nirwana. Kesempurnaan ini dilambangkan oleh stupa utama di tingkat paling atas. Struktur Borobudur bila dilihat dari atas membentuk struktur mandala yang menggambarkan kosmologi Buddha dan cara berpikir manusia.
Di keempat sisi candi terdapat pintu gerbang dan tangga ke tingkat di atasnya seperti sebuah piramida. Hal ini menggambarkan filosofi Buddha yaitu semua kehidupan berasal dari bebatuan. Batu kemudian menjadi pasir, lalu menjadi tumbuhan, lalu menjadi serangga, kemudian menjadi binatang liar, lalu binatang peliharaan, dan terakhir menjadi manusia. Proses ini disebut sebagai reinkarnasi. Proses terakhir adalah menjadi jiwa dan akhirnya masuk ke nirwana. Setiap tahapan pencerahan pada proses kehidupan ini berdasarkan filosofi Buddha digambarkan pada relief dan patung pada seluruh Candi Borobudur.
Bangunan raksasa ini hanya berupa tumpukan balok batu raksasa yang memiliki ketinggian total 42 meter. Setiap batu disambung tanpa menggunakan semen atau perekat. Batu-batu ini hanya disambung berdasarkan pola dan ditumpuk. Bagian dasar Candi Borobudur berukuran sekitar 118 m pada setiap sisi. Batu-batu yang digunakan kira-kira sebanyak 55.000 meter kubik. Semua batu tersebut diambil dari sungai di sekitar Candi Borobudur. Batu-batu ini dipotong lalu diangkut dan disambung dengan pola seperti permainan lego. Semuanya tanpa menggunakan perekat atau semen.
Sedangkan relief mulai dibuat setelah batu-batuan tersebut selesai ditumpuk dan disambung. Relief terdapat pada dinding candi. Candi Borobudur memiliki 2670 relief yang berbeda. Relief ini dibaca searah putaran jarum jam. Relief ini menggambarkan suatu cerita yang cara membacanya dimulai dan diakhiri pada pintu gerbang di sebelah timur. Hal ini menunjukkan bahwa pintu gerbang utama Candi Borobudur menghadap timur seperti umumnya candi Buddha lainnya.

Perayaan Waisak di Borobudur

Setiap tahun pada bulan purnama penuh pada bulan Mei (atau Juni pada tahun kabisat), umat Buddha di Indonesia memperingati Waisak di Candi Borobudur. Waisak diperingati sebagai hari kelahiran, kematian dan saat ketika Siddharta Gautama memperoleh kebijaksanaan tertinggi dengan menjadi Buddha Shakyamuni. Ketiga peristiwa ini disebut sebagai Trisuci Waisak. Upacara Waisak dipusatkan pada tiga buah candi Buddha dengan berjalan dari Candi Mendut ke Candi Pawon dan berakhir di Candi Borobudur.
Pada malam Waisak, khususnya saat detik-detik puncak bulan purnama, penganut Buddha berkumpul mengelilingi Borobudur. Pada saat itu, Borobudur dipercayai sebagai tempat berkumpulnya kekuatan supranatural. Menurut kepercayaan, pada saat Waisak, Buddha akan muncul secara kelihatan pada puncak gunung di bagian selatan.
READ MORE - BOROBUDUR CANDI TERBESAR DI INDONESIA

INDONESIA KU

Posted by My Blog 0 comments Labels:

Republik Indonesia disingkat RI atau Indonesia adalah negara di Asia Tenggara, yang dilintasi garis khatulistiwa dan berada di antara benua Asia dan Australia serta antara Samudra Pasifik dan Samudra Hindia. Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia yang terdiri dari 13.466 pulau,[5] Nama alternatif yang biasa dipakai adalah Nusantara.[6] Dengan populasi sebesar 237 juta jiwa pada tahun 2010,[7] Indonesia adalah negara berpenduduk terbesar keempat di dunia dan negara yang berpenduduk Muslim terbesar di dunia, meskipun secara resmi bukanlah negara Islam. Bentuk pemerintahan Indonesia adalah republik, dengan Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah dan Presiden yang dipilih langsung.
Ibu kota negara ialah Jakarta. Indonesia berbatasan darat dengan Malaysia di Pulau Kalimantan, dengan Papua Nugini di Pulau Papua dan dengan Timor Leste di Pulau Timor. Negara tetangga lainnya adalah Singapura, Filipina, Australia, dan wilayah persatuan Kepulauan Andaman dan Nikobar di India.

Sejarah Indonesia banyak dipengaruhi oleh bangsa lainnya. Kepulauan Indonesia menjadi wilayah perdagangan penting setidaknya sejak abad ke-7, yaitu ketika Kerajaan Sriwijaya di Palembang menjalin hubungan agama dan perdagangan dengan Tiongkok dan India. Kerajaan-kerajaan Hindu dan Buddha telah tumbuh pada awal abad Masehi, diikuti para pedagang yang membawa agama Islam, serta berbagai kekuatan Eropa yang saling bertempur untuk memonopoli perdagangan rempah-rempah Maluku semasa era penjelajahan samudra. Setelah berada di bawah penjajahan Belanda, Indonesia yang saat itu bernama Hindia-Belanda menyatakan kemerdekaannya di akhir Perang Dunia II. Selanjutnya Indonesia mendapat berbagai hambatan, ancaman dan tantangan dari bencana alam, korupsi, separatisme, proses demokratisasi dan periode perubahan ekonomi yang pesat.

Dari Sabang sampai Merauke, Indonesia terdiri dari berbagai suku, bahasa dan agama yang berbeda. Suku Jawa adalah suku terbesar dengan populasi mencapai 41,7% dari seluruh penduduk Indonesia.[8] Semboyan nasional Indonesia, "Bhinneka tunggal ika" ("Berbeda-beda tetapi tetap satu"), berarti keberagaman yang membentuk negara. Selain memiliki populasi padat dan wilayah yang luas, Indonesia memiliki wilayah alam yang mendukung tingkat keanekaragaman hayati terbesar kedua di dunia.
Indonesia juga anggota dari PBB dan satu-satunya anggota yang pernah keluar dari PBB, yaitu pada tanggal 7 Januari 1965, dan bergabung kembali pada tanggal 28 September 1966 dan Indonesia tetap dinyatakan sebagai anggota yang ke-60, keanggotaan yang sama sejak bergabungnya Indonesia pada tanggal 28 September 1950. Selain PBB, Indonesia juga merupakan anggota dari ASEAN, APEC, OKI, G-20 dan akan menjadi anggota dari OECD.
READ MORE - INDONESIA KU

Penggunaan EYD dalam Bahasa Indonesia

Posted by My Blog 0 comments Labels:

Pengertian EYD

Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) adalah ejaan bahasa Indonesia yang berlaku sejak tahun 1972. Ejaan ini menggantikan ejaan sebelumnya, Ejaan Republik atau Ejaan Soewandi.

Sejarah EYD

Pada 23 Mei 1972, sebuah pernyataan bersama ditandatangani oleh Menteri Pelajaran Malaysia Tun Hussein Onn dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia, Mashuri. Pernyataan bersama tersebut mengandung persetujuan untuk melaksanakan asas yang telah disepakati oleh para ahli dari kedua negara tentang Ejaan Baru dan Ejaan Yang Disempurnakan. Pada tanggal 16 Agustus 1972, berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 57 Tahun 1972, berlakulah sistem ejaan Latin bagi bahasa Melayu ("Rumi" dalam istilah bahasa Melayu Malaysia) dan bahasa Indonesia. Di Malaysia, ejaan baru bersama ini dirujuk sebagai Ejaan Rumi Bersama (ERB).
Selanjutnya pada tanggal 12 Oktober 1972, Panitia Pengembangan Bahasa Indonesia Departemen Pendidikan dan Kebudayaan menerbitkan buku "Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan" dengan penjelasan kaidah penggunaan yang lebih luas. Setelah itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dengan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tanggal 27 Agustus 1975 Nomor 0196/U/1975 memberlakukan "Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan" dan "Pedoman Umum Pembentukan Istilah".

Perbedaan EYD  dengan ejaan sebelumnya

Perbedaan-perbedaan antara EYD dan ejaan sebelumnya adalah:
'tj' menjadi 'c' : tjutji → cuci
'dj' menjadi 'j' : djarak → jarak
'j' menjadi 'y' : sajang → sayang
'nj' menjadi 'ny' : njamuk → nyamuk
'sj' menjadi 'sy' : sjarat → syarat
'ch' menjadi 'kh' : achir → akhir
awalan 'di-' dan kata depan 'di' dibedakan penulisannya. Kata depan 'di' pada contoh "di rumah", "di sawah", penulisannya dipisahkan dengan spasi, sementara 'di-' pada dibeli, dimakan ditulis serangkai dengan kata yang mengikutinya. Sebelumnya "oe" sudah menjadi "u" saat Ejaan Van Ophuijsen diganti dengan Ejaan Republik. Jadi sebelum EYD, "oe" sudah tidak digunakan.
READ MORE - Penggunaan EYD dalam Bahasa Indonesia

PENGGUNAAN TANDA BACA DALAM EJAAN BAHASA INDONESIA

Posted by My Blog 3 comments Labels:

Pengertian Tanda Baca
Tanda baca adalah simbol yang tidak berhubungan dengan fonem (suara) atau kata dan frasa pada suatu bahasa, melainkan berperan untuk menunjukkan struktur dan organisasi suatu tulisan, dan juga intonasi serta jeda yang dapat diamati sewaktu pembacaan. Aturan tanda baca berbeda antar bahasa, lokasi, waktu, dan terus berkembang. Beberapa aspek tanda baca adalah suatu gaya spesifik yang karenanya tergantung pada pilihan penulis. Berikut adalah jenis tanda baca dalam bahasa Indonesia.

1.   TITIK
Titik atau perhentian akhir biasanya dilambangkan dengan (.). Tanda ini lazimnya dipakai untuk :

1.Menyatakan akhir dari sebuah tutur atau kalimat.
Contoh:
*   Ibu mengajak saya pergi ke pasar.
*   Budi belajar membaca.
*   Ibu sedang membersihkan rumput di halaman.
Karena kalimat tanya dan kalimat perintah atau seru mengandung pula pengertian perhentian akhir, yaitu berakhirnya tutur, maka tanda tannya dan tanda seru yang digunakan dalam kalimat-kalimat tersebut selalu mengandung sebuah tanda titik.
Contoh:
*   Apa bola itu bulat?
*   Mengapa cicak selalu menempel di dinding?
*   Dimana tempat tinggal nenek?

2.Tanda titik dipakai pada akhir singkatan gelar, jabatan, pangkat, dan singkatan kata atau ungkapan yang sudah lazim. Pada singkatan kata yang sudah terdiri dari tiga huruf atau lebih yang dipakai satu titik.

Contoh:
*        a.n. (atas nama)
*        Dr. (Dokter)
*        H. (haji)
*        Ir. (Insinyur)
*        u.b (untuk beliau)
*        Kol. (Kolonel)
*        dkk. (dan kawan-kawan)
*        M.Sc. (Master of Science)
*        dll. (dan lain-lain)
*        S.H. (Sarjana Hukum)
*        dst. (dan seterusnya)
*        Drs.(Doktorandus)
*        tsb. (tersebut)
*        M.A.(Master of arts)
*        Yth. (yang terhormat)
*        Spd. (sarjana pendidikan)

Semua singkata kata yang menggunakan inisial atau akronim tidak menggunakan titik : DPR, MPR, ABRI, Hankam, Kopkamtib, ampera, Lemhanas, dsb.

3.Tanda titik digunakan untuk memisahkan angka ribuan, jutaan, dan seterusnya yang menunjukkan jumlah; juga dipakai untuk memisahkan angka jam, menit dan titik .
Contoh:
*        35.000
*        150.000
*        pukul 6.55.20 (pukul enam 55 menit 20 detik)
*        pukul 05.00 (pukul 5 tepat)

2.     KOMA
Koma atau perhentian antara yang menunjukkan suara menarik ditengah-tengah tutur, biasanya dilambangkan dengan tanda (,). Disamping untuk menyatakan perhentian antara (dalam kalimat), koma juga dipakai untuk beberapa tujuan tertentu.
Dalam hal-hal berikut dapat digunakan tanda koma :

1. Untuk memisahkan bagian-bagian kalimat, antara kalimat setara yang menyatakan pertentangan, antara anak kalimat dan induk kalimat, dan antara anak kalimat dan anak kalimat.
Contoh:
*        Budi akan berangkat sekolah, tetapi diluar hujan deras.
*        Ada berbagai macam warna pada pelangi ada merah, kuning, hijau dan biru.
Dari uraian diatas dapatlah disimpulkan bahwa dalam usaha penyempurnaan ejaan bahasa Indonesia, lebih dahulu harus ditentukan secara deskriptif tata fonem bahasa Indonesia sebelum dilakukan pemilihan huruf bagi fonem-fonemnya.

2. Koma digunakan untuk menandai suatu bentuk parentetis (keterangan-keterangan tambahan yang biasanya ditempatkan juga dalam kurung) dan unsur-unsur yang tak restriktif :
Contoh:
*   Pertama, tulislah nama, NPM dan kelas.
Kedatangannya, seperti yang diinginkan dari dulu, tidak disambut dengan upacara besar-besaran.

3.Tanda koma digunaka untuk memisahkan anak kalimat dari induk kalimat apabila anak kalimat mendahului induk kalimatnya, atau untuk memisahkan induk kalimat dengan sebuah bagian pengantar yang terletak sebelum induk kalimat.
Contoh:
*   Bila matahari terik ibu akan menjemur kerupuk.
*   Karena sedih, ia pergi mengurung diri di kamar.
*   Sebagai pembaca doa, maka kami persilahkan untuk maju ke atas panggung

4.Koma digunakan untuk menceraikan kata yang disebut berturut-turut :
Contoh:
*        Pak Burno memeli segulung tali, selembar papan triplek dan 1 sak semen.

5.Tanda koma dipakai di belakang kata atau ungkapan transisi yang terdapat pada awal kalimat, misalnya : jadi, oleh karena itu, lagi pula, meskipun begitu, akan tetapi, disamping itu, dlsb.
Contoh:
*   Walaupun sulit, tetap saja apabila belajar akan menjadi mudah di pahami.

6.Koma selalu digunakan untuk menghindari salah baca atau keragu-raguan.
Contoh:
*   Meragukan : Dijalan raya kelihatan ramai.
J e l a s : dijalan raya, kelihatan ramai.

7.Koma dipakai untuk menandakan seseorang yang diajak bicara.
Contoh:
*   Saya berharap, anak saya menjadi anak yang berbudi baik.

 8.Koma dipakai juga untuk memisahkan aposisi dari kata yang diterangkan.
Contoh:
*        Presiden Soekarna adalah presiden pertama Indonesia, dia berjuang dengan sekuat tenaga.

9.Koma dipakai untuk memisahkan kata-kata afektif seperti o, ya, wah, aduh, kasihan, dari bagian kalimat lainnya.
Contoh:
*   Aduh, betapa senangnya dapat nilai bagus.
*   Wah, sungguh indah pemandangan itu.

10.Tanda koma dipakai untuk memisahkan sebuah ucapan langsung dari bagian kalimat lainnya.
Contoh:
*   Kata ayah, “saya akan menangani semua masalah yang ada”.

11.Koma digunakan juga untuk beberapa maksud berikut:
a. Memisahkan nama dan alamat, bagian-bagian alamat, tempat dan tinggal.
b. Menceraikan bagian nama yang dibalikkan (untuk referensi, misalnya).
c. Memisahkan nama keluarga dari gelar akademik.
d. Untuk menyatakan angka desimal.
Contoh :
*        Apabila anda ingin bertemu dengan saya, harap melapor ke bagian : personalia.
*        Veronia, Kamila ( namanya sebenarnya Kamila Veronika )

3. Tanda Seru (!)
·           Tanda seru dipakai sesudah ungkapan atau pernyataan berupa seruan atau perintah atau yang menggambarkan kesungguhan, ketidakpercayaa, atau rasa emosi yang kuat.
Contoh :
*        Jangan membuang sampah sembarangan !

4. Tanda Titik Koma (;)
Fungsi dan pemakaian titik koma adalah:
Memisahkan bagian-bagian kalimat yang sejenis atau setara
Memisahkan kalimat yang setara didalam satu kalimat majemuk sebagai pengganti kata penghubung.

5. Tanda Titik Dua (:)
Tanda Titik Dua digunakan dalam hal-hal sebagai berikut
Pada akhir suatu pernyataan lengkap bila diikuti rangkaian atau pemerian.
Pada kata atau ungkapan yang memerlukan pemerian
Dalam teks drama sesudah kata yang menunjukan pelaku dalam percakapan
Di antara jilid atau nomor buku/ majalah dan halaman. antara bab dan ayat dalam kitab suci, atau antara judul dan anak judul suatu karangan.
Contoh :
*        Nama – nama hewan : kucing, kelinci, kura-kura.

6. Tanda Hubung (-)
Tanda hubung dipakai dalam hal-hal seperti berikut:
Menyambung suku-suku kata yang terpisah oleh pergantian baris,
Menyambung unsur-unsur kata ulang
Merangkai unsur bahasa Indonesia dengan unsur bahasa asing
Contoh :
*   Air yang jatuh dari langut di sebut air hu-jan.

7.  Tanda Kurung ( )
Tanda kurung dipakai dalam ha-hal berikut
Mengapit tambahan keterangan atau penjelasan
Mengapit keterangan atau penjelasan yang bukan bagian pokok pembicaraan
Mengapit angka atau huruf yang memerinci satu seri keterangan
Contoh :
*        Dapat (bisa)
*        Emapt (empat).

8. Tanda Kurung Siku ( {..} )
Tanda kurung siku digunakan untuk:
Mengapit huruf, kata atau kelompok kata sebagai koreksi atau tambahan pada akhir kalimat atau bagian kalimat yang ditulis orang lain
Mengapit keterangan dalam kalimat penjelas yang sudah bertanda kurung
Contoh :
*   Himpunan A {1,2,3,4}.

9. Tanda Petik ("...")
Fungsi tanda petik adalah:
Mengapit petikan lagsung yang berasal dari pembicaraan, naskah atau bahan tertulis lain
Mengapit judul syair, karangan, bab buku apabila dipakai dalam kalimat
Mengapit istilah kalimat yang kurang dikenal
Contoh :
*   Ayah berkata “jangan makan permen banyak-banyak”.

10.  Tanda Petik Tunggal ('..')
Tanda Petik tunggal mempunyai fungsiL
Mengapit petikan yang tersusun di dalam petikan lain
Mengapit terjemahan atau penjelasan kata atau ungkapan asing
Contoh :
*   File tersebut harus di ‘delete’ agar virus komputernya tidak menyebar.

11.  Tanda Garis Miring (/)
Tanda garis miring dipakai dalam penomoran kode surat
Tanda garis miring dipakai sebagai pengganti kata dan, atau, per atau nomor alamat
Contoh :
*        V/III/2013(nomor surat 5, bulan 3 tahun 2013).

12.  Tanda Penyingkat (Apostrof) (')
Tanda Apostrof menunjukan penghilangan bagian kata.
READ MORE - PENGGUNAAN TANDA BACA DALAM EJAAN BAHASA INDONESIA

Ragam Bahasa dalam bahasa Indonesia

Posted by My Blog 0 comments Labels:

Pengertian Ragam Bahasa
Ragam bahasa adalah varian dari sebuah bahasa menurut pemakaian. Berbeda dengan dialek yaitu varian dari sebuah bahasa menurut pemakai. Variasi tersebut bisa berbentuk dialek, aksen,laras, gaya, atau berbagai variasi sosiolinguistik lain, termasuk variasi bahasa baku itu sendiri. Variasi di tingkat leksikon, seperti slang dan argot, sering dianggap terkait dengan gaya atau tingkat formalitas tertentu, meskipun penggunaannya kadang juga dianggap sebagai suatu variasi atau ragam tersendiri.
Ciri – cirri ragam bahasa baku adalah sebagai berikut :

1.Penggunaan kaidah tata bahasa normatif. Misalnya dengan penerapan pola kalimat  yang baku: acara itu sedang kami ikuti dan bukan acara itu kami sedang ikuti.

2. Penggunaan kata-kata baku. Misalnya cantik sekali dan bukan cantik banget; uang dan bukan duit; serta tidak mudah dan bukan nggak gampang.
3. Penggunaan ejaan resmi dalam ragam tulis. Ejaan yang kini berlaku dalam bahasa Indonesia adalah ejaan yang disempurnakan (EYD). Bahasa baku harus mengikuti aturan ini.
4. Penggunaan lafal baku dalam ragam lisan. Meskipun hingga saat ini belum ada lafal baku yang sudah ditetapkan, secara umum dapat dikatakan bahwa lafal baku adalah lafal yang bebas dari ciri-ciri lafal dialek setempat atau bahasa daerah. Misalnya: /atap/ dan bukan /atep/; /habis/ dan bukan /abis/; serta /kalaw/ dan bukan /kalo/.
5. Penggunaan kalimat secara efektif. Di luar pendapat umum yang mengatakan bahwa bahasa Indonesia itu bertele-tele, bahasa baku sebenarnya mengharuskan komunikasi efektif: pesan pembicara atau penulis harus diterima oleh pendengar atau pembaca persis sesuai maksud aslinya.

Contoh perbedaan antara bahasa Indonesia yang benar dengan bahasa gaul

___________________________________
| Bahasa Indonesia   |  Bahasa Gaul (informal) | 
|Aku,                       | Saya Gue                      |
|Kamu Elo               |                                      |
|Masalah buat kamu |Masbuloh
Apakah benar? Emangnya bener?
Tidak Gak
Tidak Peduli Emang gue pikirin!





Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Ragam_bahasa


READ MORE - Ragam Bahasa dalam bahasa Indonesia

Designed by: Reiki | Converted for Blogger by Blogger au bout du doigt and Blogger Mastering
BlogName 2010